Sabtu, 15 Februari 2014


Karbohidrat Vs Protein , mana yang lebih cocok untuk membentuk badan


KARBOHIDRAT dan protein selalu bersaing sebagai asupan pembentuk tubuh. Bagi sebagian orang protein merupakan asupan sangat baik untuk membentuk tubuh, tapi ada sejumlah orang bilang bahwa karbohidrat tak kalah baik. Lantas, manakah asupan terbaik pembentuk otot tubuh?

Untuk mengetahui asupan mana yang terbaik agar tubuh berotot, Anda bisa membandingkan kedua asupan itu. Berikut paparannya, seperti dilansir Healthmeup.

Karbohidrat

Anda membutuhkan karbohidrat untuk bahan bakar energi dan kekuatan untuk latihan membentuk tubuh. Karbohidrat disimpan sebagai glikogen, yang mencegah tubuh dari sumber energi yang berasal protein. Karbohidrat juga memproduksi insulin pengontrol hormon anabolik, yang merupakan hormon pertumbuhan dan bermanfaat untuk membangun otot.
Manfaat karbohidrat:

- Sumber energi yang baik
- Memiliki kandungan serat yang tinggi
- Membantu menurunkan berat badan
- Mencegah penyakit seperti gangguan pencernaan dan penyakit jantung

Makanan karbohidrat:

- Biji-bijian
- Kacang-kacangan, kacang-kacangan dan sayuran
- Pisang
- Kentang

Ketika Anda mengonsumsi karbohidrat:

Saat energi diproduksi dari karbohidrat, kondisi itu akan menjadi bahan bakar latihan otot yang memberikan performa yang baik. Bila seseorang memiliki energi, maka otot akan berkontraksi dengan mudah dan tak akan merasa lapar atau pusing setelah latihan.

Ide makanan ringan sebelum pergi latihan :

Sepotong roti gandum dengan satu sendok makan selai kacang dan madu bisa sumber energi yang baik sebelum memulai latihan.

Protein

Makanan yang bisa membangun otot didasarkan pada kandungan protein dan juga asam amino. Sementara, untuk mendapat manfaat itu Anda bisa mengonsumsi asupan yang mengandung protein dengan porsi kecil sepanjang hari.

Manfaat protein:

- Protein membantu membangun tulang, otot, darah, kulit dan tulang rawan.
- Makanan yang kaya protein, mengandung vitamin dan mineral seperti magnesium, besi, seng, vitamin B dan E.
- Meningkatkan kekebalan tubuh
- Protein menghasilkan enzim, hormon dan antibodi yang baik.

Makanan berprotein:

- Daging
- Telur
- Ayam
- Brokoli
- Susu
- Bayam

Ketika Anda mengonsumsi protein:

Setelah menjalani latihan membangun otot, tubuh membutuhkan pemulihan untuk membangun lagi otot tubuh, karena itu Anda harus mengonsumsi makanan yang memiliki asupan protein. Disarankan untuk mengonsumsi camilan yang kaya protein untuk seusai latihan. Tak hanya itu, selama 30 menit latihan sangat disarankan untuk mengonsumsi camilan yang kaya protein untuk mempercepat proses pemulihan.

Ide makanan ringan sebelum pergi latihan :

Telur memiliki nilai biologis sangat tinggi, sehingga saat mengonsumsi sejumlah protein dari telur, kebutuhan protein tubuh telah terpenuhi. Telur bisa dieksplorasi dengan beragam makanan, sehingga Anda pun bebas menentukan menu sehat dengan tambahan telur di dalamnya.